Cite This        Tampung        Export Record
Judul Percikan darah di bunga / Arafat Nur ; editor, Gunawan Tri Atmodjo
Pengarang Arafat Nur (Pengarang)
Gunawan Tri Atmodjo (Pengarang)
EDISI Cetakan Pertama
Penerbitan Yogyakarta : BasaBasi, 2017
© 2017
Deskripsi Fisik 205 halaman ;21 cm.
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-602-6651-07-5
Subjek Fiksi Indonesia
Percintaan dan roman
Abstrak Bila suatu saat nanti di sini tak ada lagi tangisan, belum tentu itu adalah sebuah tanda kesedihan panjang sudah berakhir. Tak ada tangisan di mata Dhira Ayu sekalipun jiwanya merintih dengan kebiadaban manusia atas manusia yang berlangsung terus-menerus di tanah ini, tanpa henti, dan tidak ada yang mampu menghentikannya. Di sebuah lembaga kemanusiaan Dhira bertemu Ahmadun, lelaki yang seumur hidupnya tidak pernah menangis. Bahkan saat dia mengalami penyiksaan hebat bagaikan azab di tepi jurang neraka, sama sekali tidak ada air mata yang jatuh. Wajahnya dirusak, disayat-sayat, kuku-kukunya dicabut, dan tubuhnya setengah remuk dipukuli, tetapi dia tetap tidak menangis. Ada yang membuat lelaki itu terus hidup. Sesuatu yang bergerak dan tumbuh perlahan dalam dirinya yang lama sendiri dan sepi. Perihal sama juga dirasakan Dhira, gadis yang pernah mengalami pelecehan dan sempat membuatnya sangat membenci lelaki. Dalam hidupnya, mereka tidak pernah menangis. Lalu tiba-tiba ada yang membuat Ahmadun bercucuran air ma
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Fiksi (tidak dijelaskan secara khusus)
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
00000038129 899.221 3 ARA p Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak - Ruang Baca Umum Tersedia
00000038130 899.221 3 ARA p Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak - Ruang Baca Umum Tersedia
00000038131 899.221 3 ARA p Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak - Ruang Baca Umum Tersedia
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000854787
005 20191220034638
006 a g b ||| 1
007 ta
008 191220################g##########1#ind##
020 # # $a 978-602-6651-07-5
035 # # $a 0010-1219000152
040 # # $a JKPNPNA$b ind
082 # # $a 899.221 3
084 # # $a 899.221 3 ARA p
100 0 # $a Arafat Nur$e Pengarang
245 1 # $a Percikan darah di bunga /$c Arafat Nur ; editor, Gunawan Tri Atmodjo
250 # # $a Cetakan Pertama
264 # # $a © 2017
264 # # $a Yogyakarta :$b BasaBasi,$c 2017
300 # # $a 205 halaman ; $c 21 cm.
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
520 # # $a Bila suatu saat nanti di sini tak ada lagi tangisan, belum tentu itu adalah sebuah tanda kesedihan panjang sudah berakhir. Tak ada tangisan di mata Dhira Ayu sekalipun jiwanya merintih dengan kebiadaban manusia atas manusia yang berlangsung terus-menerus di tanah ini, tanpa henti, dan tidak ada yang mampu menghentikannya. Di sebuah lembaga kemanusiaan Dhira bertemu Ahmadun, lelaki yang seumur hidupnya tidak pernah menangis. Bahkan saat dia mengalami penyiksaan hebat bagaikan azab di tepi jurang neraka, sama sekali tidak ada air mata yang jatuh. Wajahnya dirusak, disayat-sayat, kuku-kukunya dicabut, dan tubuhnya setengah remuk dipukuli, tetapi dia tetap tidak menangis. Ada yang membuat lelaki itu terus hidup. Sesuatu yang bergerak dan tumbuh perlahan dalam dirinya yang lama sendiri dan sepi. Perihal sama juga dirasakan Dhira, gadis yang pernah mengalami pelecehan dan sempat membuatnya sangat membenci lelaki. Dalam hidupnya, mereka tidak pernah menangis. Lalu tiba-tiba ada yang membuat Ahmadun bercucuran air mata. Bercucuran dengan begitu derasnya, linang yang tanpa bisa dihentikan, mengucur bagai curahan hujan deras dari langit yang gelap. Itu terjadi di suatu pagi buta, saat dia menemukan serakan bunga-bunga yang penuh dengan percikan darah.
650 # # $a Fiksi Indonesia
650 # # $a Percintaan dan roman
700 0 # $a Gunawan Tri Atmodjo$e Pengarang
850 # # $a BNPULEB
Content Unduh katalog