Cite This        Tampung        Export Record
Judul Literasi politik : dinamika konsolidasi demokrasi Indonesia pascareformasi / Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. dkk ; editor, Muhammad Hanifuddin
Pengarang (Pengarang)
Gun Gun Heryanto
Iding Rasyidin (Pengarang)
(Pengarang)
Nur Budi Hariyanto
(Pengarang)
Sungaidi
Muhamad Rosit (Pengarang)
Ana Sabhana Azmy (Pengarang)
Muhammad Hanifuddin (Pengarang)
Musfiah Saidah (Pengarang)
Tika Yulianti (Pengarang)
(Pengarang)
Hilmiyatillah Mokhsen
(Pengarang)
Laras Sekar Seruni
Nurul Hidayat (Pengarang)
(Pengarang)
Dedi Fahruddin
Pia Nisa (Pengarang)
EDISI Cetakan Pertama, Juli 2019
Penerbitan Yogyakarta : : IRCiSoD,, 2019
Deskripsi Fisik 524 halaman :ilustrasi ;24 cm
Konten teks
Media tanpa perantara
Penyimpan Media volume
ISBN 978-602-7696-89-1
Subjek Demokrasi
Indonesia
Abstrak Buku ini berupaya menghadirkan kajian seputar literasi politik. Tema ini sangat penting, terkait dengan konteks politik Indonesia yang sedang mengonsolidasikan demokrasinya pascabergulirnya reformasi pada tahun 1998. Tentu, transformasi kesejarahan Indonesia sebagai negara demokratis harus didokumentasikan, dideskripsikan, dianalisis, dikritik, dan diberikan masukan secara terus-menerus agar kondisinya terus membaik dan konsolidatif. Benang merah buku ini terletak pada kajian tentang urgensi literasi politik di tengah ragam persoalan dalam proses dan tahapan penyelenggaraan kontestasi elektoral. Pada Pemilu 2019, kali pertama dalam sejarah politik Indonesia, Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif digelar serentak dalam waktu bersamaan. Tentu saja masih banyak memunculkan kekurangan yang harus kita perhatikan dan diberi sejumlah masukan konstruktif. Pun demikian, dengan penyelenggaraan Pilkada serentak. Misalnya, Pilkada serentak 2015, 2017, dan 2018 yang sudah dilalui bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperba
Catatan Indeks
Termasuk bibliografi
Bahasa Indonesia
Bentuk Karya Bukan fiksi atau tidak didefinisikan
Target Pembaca Umum

 
No Barcode No. Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
001/00438//00438/ 320.959 8 GUN l Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak - Layanan Koleksi Umum Tersedia
001/00439//00439/ 320.959 8 GUN l Dapat dipinjam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebak - Layanan Koleksi Umum Dipinjam
Tag Ind1 Ind2 Isi
001 INLIS000000000857599
005 20210625023610
006 aa g 001 0
007 ta
008 210625################g##########0#ind##
020 # # $a 978-602-7696-89-1
035 # # $a 0010-0621000197
040 # # $a JKPNPNA$b ind$e rda
082 # # $a 320.959 8
084 # # $a 320.959 8 GUN l
100 0 # $a Gun Gun Heryanto$e Pengarang
245 1 # $a Literasi politik : $b dinamika konsolidasi demokrasi Indonesia pascareformasi /$c Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. dkk ; editor, Muhammad Hanifuddin
250 # # $a Cetakan Pertama, Juli 2019
264 # # $a Yogyakarta : :$b IRCiSoD,,$c 2019
300 # # $a 524 halaman : $b ilustrasi ; $c 24 cm
336 # # $a teks$2 rdacontent
337 # # $a tanpa perantara$2 rdamedia
338 # # $a volume$2 rdacarrier
500 # # $a Indeks
504 # # $a Termasuk bibliografi
520 # # $a Buku ini berupaya menghadirkan kajian seputar literasi politik. Tema ini sangat penting, terkait dengan konteks politik Indonesia yang sedang mengonsolidasikan demokrasinya pascabergulirnya reformasi pada tahun 1998. Tentu, transformasi kesejarahan Indonesia sebagai negara demokratis harus didokumentasikan, dideskripsikan, dianalisis, dikritik, dan diberikan masukan secara terus-menerus agar kondisinya terus membaik dan konsolidatif. Benang merah buku ini terletak pada kajian tentang urgensi literasi politik di tengah ragam persoalan dalam proses dan tahapan penyelenggaraan kontestasi elektoral. Pada Pemilu 2019, kali pertama dalam sejarah politik Indonesia, Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif digelar serentak dalam waktu bersamaan. Tentu saja masih banyak memunculkan kekurangan yang harus kita perhatikan dan diberi sejumlah masukan konstruktif. Pun demikian, dengan penyelenggaraan Pilkada serentak. Misalnya, Pilkada serentak 2015, 2017, dan 2018 yang sudah dilalui bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki diri. Literasi politik bukan semata tentang pengetahuan, melainkan juga tentang skill atau keterampilan dalam mengakses, mengkomparasikan, dan mengomunikasikannya kepada orang lain. Hal lain, yakni sikap politik warga negara yang lebih otonom dan berlandaskan keajekan nalar. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. (Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute dan Dosen Komunikasi Politik UIN Jakarta)
650 # # $a Demokrasi
651 # # $a Indonesia
700 0 # $a Ana Sabhana Azmy$e Pengarang
700 0 # $a Dedi Fahruddin$e Pengarang
700 0 # $a Hilmiyatillah Mokhsen$e Pengarang
700 0 # $a Iding Rasyidin$e Pengarang
700 0 # $a Laras Sekar Seruni$e Pengarang
700 0 # $a Muhamad Rosit$e Pengarang
700 0 # $a Muhammad Hanifuddin$e Pengarang
700 0 # $a Musfiah Saidah$e Pengarang
700 0 # $a Nur Budi Hariyanto$e Pengarang
700 0 # $a Nurul Hidayat$e Pengarang
700 0 # $a Pia Nisa$e Pengarang
700 0 # $a Sungaidi$e Pengarang
700 0 # $a Tika Yulianti$e Pengarang
850 # # $a BNPULEB
990 # # $a 001/00438//00438/
990 # # $a 001/00438//00438/
990 # # $a 001/00439//00439/
990 # # $a 001/00439//00439/
Content Unduh katalog